TERPOPULER

Pendidikan Kesehatan Jiwa di Sekolah Sangat Penting

Tidak hanya menyangkut kesehatan jasmani saja, siswa juga harus sehat jiwanya. Atau, kesehatan jiwa merupakan hal yang sangat penting diperh...

Thursday, May 21, 2020

Lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C, begini Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).




Pada Jumat, (15/11/2019) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meluncurkan secara resmi Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Tahun 2020, di ruang Sidang Utama Gedung D Kemdikbud, Peluncuran dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Prof. Dr. Ismunandar yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebelumnya, pada tanggal 4 Januari 2019,  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia secara resmi meluncurkan LTMPT. LTMPT atau Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang menyelenggarakan tes masuk PT bagi calon mahasiswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, fleksibilitas, efisiensi dan akuntabel. LTMPT merupakan lembaga penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru secara terstruktur dan terukur.

Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Tahun 2020 dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu
(I) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota minimum 20% dari daya tampung PTN;
(2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota minimum 40%; dan
(3) Seleksi Mandiri maksimum 30%.

Sistem penerimaan mahasiswa baru PTN tahun 2020 akan sama seperti tahun 2019 yaitu menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Bersama dengan LTMPT, perubahan kecil akan dilakukan untuk meningkatkan proses seleksi masuk PTN dengan sistem yang lebih handal, yang implementasi dan pelaksanaannya sudah baik,” jelas Ismunandar.

Lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C setara SMA dapat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Walaupun belum menerima ijazah, lulusan Paket C dapat menggunakan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) untuk mendaftar”, demikian dikemukakan Ketua Umum Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Akhmaloka, dalam keterangan persnya kepada  media massa, di Jakarta, Sabtu (11/5/2013)

Terkait pelaksanaan SNMPTN 2020 diantaranya tentang pemeringkatan siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan oleh sekolah. Kemudian jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah yaitu, sekolah dengan nilai akreditasi A sebanyak 40%, akreditasi B 25% dan sekolah dengan akreditasi C serta lainnya adalah 5% yang merupakan siswa terbaik di sekolahnya.

Untuk UTBK 2020 waktu pelaksanaannya berlangsung selama satu minggu dengan 14 sesi (dua sesi setiap hari) dan dilaksanakan di 74 Pusat UTBK PTN. Peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai dengan kelompok tes yang diikutinya (Saintek, Soshum atau Campuran). Hasil UTBK 2020 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan hasilnya akan diberikan pada peserta secara individu. Hasil UTBK 2020 ini juga dapat digunakan oleh PTN dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri 2020.

Hal yang penting untuk diketahui oleh calon peserta SNMPTN, UTBK dan SBMIYI”N 2020 yaitu diterapkannya kebijakan Single Sign On (SSO) yang merupakan tahap awal dari pendaftaran SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020 dimana setiap peserta wajib memiliki akun LTMPT dengan melakukan registrasi akun melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id.

Kepada siswa, sekolah atau masyarakat diharapkan memperhatikan dengan cermat dan teliti kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020.

Kerangka waktu untuk registrasi akun LTMPT dibagi menjadi dua yaitu untuk PDSS dan SNMPTN dilaksanakan tanggal 02 Desember 2019 sampai 7 Januari 2020 dan registrasi akun LTMPT untuk UTBK dan SBMPTN dilaksanakan tanggal 7 Februari — 5 April 2020.

Kerangka waktu untuk SNMPTN yaitu, Registrasi Akun LTMPT 2 Desember 2019 – 7 Januari 2020; Pengisian PDSS dan pemeringkatan siswa oleh sekolah 13 Januari – 6 Februari 2020; Pendaftaran SNMPTN 1 1-25 Februari 2020 dan Pengumuman SNMPTN 4 April 2020.

Pengumuman hasil UTBK dijadwalkan pada 12 Mei 2020. Adapun kerangka waktu SBMPTN 2020 yaitu, Pendaftaran SBMPTN 2 – 13 Juni 2020 dan Pengumuman Hasil SBMPTN pada 30 Juni 2020.

Bagi siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADik) dengan terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran program KIP-K dan ADik yang dapat dilihat melalui laman sebagai berikut, http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ dan http://adik.kemdikbud.go.id/

Siswa dari semua kalangan dapat mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru PTN. “Kita tetap mendukung calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, baik SNMPTN maupun SBMPTN. Asal memenuhi syarat, calon mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari biaya kuliah dengan beasiswa KIP-K atau ADiK.

Untuk mengetahui informasi resmi atas semua tahapan seleksi, baik persyaratan maupun ketentuan pelaksanaan SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020 dapat diakses pada laman resmi
atau
melalui Call-Center 0804 1 450 450 (mulai Senin, 18 November 2019) dan
Helpdesk http://halo.ltmpt.ac.id/ serta dapat menghubungi Humas PTN.

JADWAL LEBIH RINCI TEMUKAN DISINI 



No comments:

Post a Comment

SUBSCRIBE

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Followers