Pada Jumat, (15/11/2019) Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud) meluncurkan secara resmi Sistem Penerimaan Mahasiswa
Baru PTN Tahun 2020, di ruang Sidang Utama Gedung D Kemdikbud, Peluncuran
dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen
Belmawa) Prof. Dr. Ismunandar yang mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Januari 2019, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan
Tinggi Republik Indonesia secara resmi meluncurkan LTMPT. LTMPT atau Lembaga
Tes Masuk Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang menyelenggarakan tes masuk PT
bagi calon mahasiswa baru berdasarkan kesetaraan, keadilan, fleksibilitas,
efisiensi dan akuntabel. LTMPT merupakan lembaga penyelenggara tes masuk
Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru secara terstruktur dan terukur.
Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Tahun 2020
dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu
(I) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) dengan kuota minimum 20% dari daya tampung PTN;
(2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SBMPTN) dengan kuota minimum 40%; dan
(3) Seleksi Mandiri maksimum 30%.
Sistem penerimaan mahasiswa baru PTN tahun 2020
akan sama seperti tahun 2019 yaitu menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer
(UTBK). Bersama dengan LTMPT, perubahan kecil akan dilakukan untuk meningkatkan
proses seleksi masuk PTN dengan sistem yang lebih handal, yang implementasi dan
pelaksanaannya sudah baik,” jelas Ismunandar.
Lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C setara SMA
dapat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Walaupun
belum menerima ijazah, lulusan Paket C dapat menggunakan surat keterangan hasil
ujian nasional (SKHUN) untuk mendaftar”, demikian dikemukakan Ketua Umum
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Akhmaloka, dalam
keterangan persnya kepada media massa,
di Jakarta, Sabtu (11/5/2013)
Terkait pelaksanaan SNMPTN 2020 diantaranya tentang
pemeringkatan siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan oleh
sekolah. Kemudian jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan
ketentuan kuota akreditasi sekolah yaitu, sekolah dengan nilai akreditasi A
sebanyak 40%, akreditasi B 25% dan sekolah dengan akreditasi C serta lainnya
adalah 5% yang merupakan siswa terbaik di sekolahnya.
Untuk UTBK 2020 waktu pelaksanaannya berlangsung
selama satu minggu dengan 14 sesi (dua sesi setiap hari) dan dilaksanakan di 74
Pusat UTBK PTN. Peserta UTBK hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai
dengan kelompok tes yang diikutinya (Saintek, Soshum atau Campuran). Hasil UTBK
2020 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan hasilnya akan
diberikan pada peserta secara individu. Hasil UTBK 2020 ini juga dapat
digunakan oleh PTN dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi
Mandiri 2020.
Hal yang penting untuk diketahui oleh calon peserta
SNMPTN, UTBK dan SBMIYI”N 2020 yaitu diterapkannya kebijakan Single Sign On
(SSO) yang merupakan tahap awal dari pendaftaran SNMPTN, UTBK dan SBMPTN 2020
dimana setiap peserta wajib memiliki akun LTMPT dengan melakukan registrasi
akun melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id.
Kepada siswa, sekolah atau masyarakat diharapkan
memperhatikan dengan cermat dan teliti kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN, UTBK
dan SBMPTN 2020.
Kerangka waktu untuk registrasi akun LTMPT dibagi
menjadi dua yaitu untuk PDSS dan SNMPTN dilaksanakan tanggal 02 Desember 2019
sampai 7 Januari 2020 dan registrasi akun LTMPT untuk UTBK dan SBMPTN dilaksanakan
tanggal 7 Februari — 5 April 2020.
Kerangka waktu untuk SNMPTN yaitu, Registrasi Akun
LTMPT 2 Desember 2019 – 7 Januari 2020; Pengisian PDSS dan pemeringkatan siswa
oleh sekolah 13 Januari – 6 Februari 2020; Pendaftaran SNMPTN 1 1-25 Februari
2020 dan Pengumuman SNMPTN 4 April 2020.
Pengumuman hasil UTBK dijadwalkan pada 12 Mei 2020.
Adapun kerangka waktu SBMPTN 2020 yaitu, Pendaftaran SBMPTN 2 – 13 Juni 2020
dan Pengumuman Hasil SBMPTN pada 30 Juni 2020.
Bagi siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu
secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program Kartu
Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau Afirmasi Pendidikan Daerah 3T (ADik)
dengan terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran program KIP-K dan ADik
yang dapat dilihat melalui laman sebagai berikut,
http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ dan http://adik.kemdikbud.go.id/
Siswa dari semua kalangan dapat mengikuti proses
penerimaan mahasiswa baru PTN. “Kita tetap mendukung calon mahasiswa dari
keluarga kurang mampu, baik SNMPTN maupun SBMPTN. Asal memenuhi syarat, calon
mahasiswa tersebut akan dibebaskan dari biaya kuliah dengan beasiswa KIP-K atau
ADiK.
Untuk mengetahui informasi resmi atas semua tahapan
seleksi, baik persyaratan maupun ketentuan pelaksanaan SNMPTN, UTBK dan SBMPTN
2020 dapat diakses pada laman resmi
LTMPT https://ltmpt.ac.id
atau
melalui Call-Center 0804 1 450 450 (mulai Senin, 18
November 2019) dan
Helpdesk http://halo.ltmpt.ac.id/ serta dapat
menghubungi Humas PTN.

No comments:
Post a Comment