TERPOPULER

Pendidikan Kesehatan Jiwa di Sekolah Sangat Penting

Tidak hanya menyangkut kesehatan jasmani saja, siswa juga harus sehat jiwanya. Atau, kesehatan jiwa merupakan hal yang sangat penting diperh...

Saturday, July 2, 2022

Indonesia Ajak G20 Kuatkan Komitmen Pulihkan “Kehilangan Belajar” Dunia Pendidikan

Kehilangan Belajar (Learning loss) merupakan hal yang paling dikhawatirkan pemerintah dalam dunia pendidikan yang terimbas pandemi Covid-19. Learning loss adalah istilah yang digunakan untuk menyebut hilangnya pengetahuan dan keterampilan, baik itu secara umum atau spesifik, atau terjadinya kemunduran proses akademik karena faktor tertentu.

Dalam berbagai kesempatan, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengakui bahwa pembelajaran jarak jauh atau belajar online bakal menghasilkan anak-anak yang learning loss.

Ketua Kelompok Kerja Pendidikan G20, Iwan Syahril mengatakan bahwa  ketika pandemi mewabah, pendidikan kita sudah keluar dari track-nya. Banyak persoalan kompleks. Saat ini, yang dibutuhkan dunia adalah pemaknaan bahwa pendidikan berkualitas untuk semua dapat dicapai dengan menguatkan komitmen bersama di antara semua negara. Learning loss bukan cuma persoalan domestik sebuah negara, tapi juga berdampak terhadap negara-negara lain dalam konteks global.

Iwan mengatakan, “Learning loss yang terjadi terhadap negara-negara biasanya didominasi oleh kelompok rentan baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Dalam konteks itu kelompok tersebut perlu mendapatkan proteksi dalam pemenuhan pemulihan pendidikan. Kehilangan Belajar (learning loss) itu dapat ditangani dengan sejumlah upaya bersama. Dari sini Indonesia mengajak negara-negara G20 untuk menguatkan komitmen untuk melindungi kelompok yang paling rentan secara global. Kelompok rentan ini tidak bisa dimaknai secara domestik, tetapi juga negara-negara yang sudah lebih maju masih perlu untuk terus diperkuat," ujar Iwan dalam diskusi di FMB9, disiarkan melalui akun Youtube FMB9, Kamis (23/6).

Selain komitmen negara untuk memberikan proteksi terhadap kelompok rentan, upaya kedua yang dilakukan G20 dalam urusan pendidikan adalah pengembangan teknologi digital.

Pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital seperti yang dikampanyekan Presiden Jokowi, diarahkan kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai sebuah solusi dalam pemecahan masalah.

Upaya lain yang dilakukan Indonesia dalam Presidensi G20 di dunia pendidikan adalah kerangka kerja yang melibatkan unsur gotong royong di dalamnya. Mengatasi persoalan pendidikan yang loss karena pandemi Covid-19, kata Iwan, tidak bisa dilakukan oleh sebuah negara secara sendiri-sendiri.

"Teknologi digital dapat memacu kualitas kita yang mungkin masih tertinggal. Kita bisa melakukan sebuah lompatan. Kuncinya adalah gotong royong. Indonesia membawa kearifan budaya kita, dan ini didukung dengan luar biasa. Pada saat ini negara-negara di G20 memasukkan gotong royong sebagai bagian dari deklarasi," ujar Iwan menegaskan.

 

Baca artikel CNN Indonesia "RI Ajak G20 KuatkanKomitmen Pulihkan Learning Loss Dunia Pendidikan"

No comments:

Post a Comment

SUBSCRIBE

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Followers